Penulis: Sabilla Aprilia (9I - 2023/2024)
Haii sobat spenpat!
Selain itu konservasi air itu apa ya sobat?
Konservasi air adalah upaya perlindungan, pemeliharaan, dan pelestarian keberadaan sumber daya air agar selalu tersedia dalam kualitas maupun kuantitas yang memadai guna memenuhi kebutuhan makhluk hidup, baik untuk masa yang sekarang maupun untuk masa yang akan datang.
Penerapan konservasi energi di sekolah
dapat dilakukan dengan menerapkan program-program penghematan energi melalui
langkah-langkah yang cukup sederhana, yaitu dengan melakukan 3M Aksi Hemat
Energi. M1 adalah mematikan lampu jika tidak digunakan, M2 adalah mencabut stop
kontak atau colokan peralatan listrik yang sudah dimatikan sumbernya. Yang
terakir M3 adalah memilih peralatan dengan label hemat energi.
Dengan membentuk kebiasaan hemat
energi di sekolah, maka diharapkan siswa maupun guru dapat menumbuhkan budaya
yang sama baik di rumah, lingkungan tempat tinggal.
Bagaimana cara menerapkan konservasi air di sekolah kita?
1.
Konservasi air dimulai dari diri sendiri.
2.
Membuat saluran biopori.
Lubang biopori berguna untuk menahan resapan air sementara sehingga tidak terjadi limpahan air berlebihan jika sudah penuh dan pada akhirnya air tidak begitu saja mengalir dan terbuang sia-sia. Selain itu, biopori juga membantu peresapan air kembali kedalam tanah. biopori bisa di buat pada halaman sekolah atau lahan-lahan yang sekiranya memungkinkan penyerapan air.
3. Membawa bekal air minum dari rumah.
Setidaknya, dengan membawa air minum sendiri dari rumah kita sudah mengurangi penambahan limbah plastik air kemasan. Membawa sendiri bekal air minum dari rumah juga menghemat secara finansial.
4. Menanam tumbuhan dilingkungan sekolah.
Semakin banyak tanaman di lingkungan sekolah, tidak hanya membuat lingkungan menjadi lebih sejuk, tetapi juga bisa membantu tanah menyerap air dan mengurangi limpasan
Bagaimana cara menerapkan konservasi energi di sekolah kita?
1.
Mematikan lampu di ruangan kelas ketika tidak digunakan.
2.
Mematikan kipas angin atau AC saat meninggalkan ruangan
kelas.
3.
Membuka jendela dan atau pintu untuk mendapat udara segar.
4.
Menghemat air di kamar mandi.
5.
Mematikan keran jika tidak digunakan.
Konversi air dan energi di bimbing
oleh:
-Maman Sumarno, S.Pd.
-Awaludin Nur, S.Pd.I.
-Maslani
-Noviani Nugraha
-Dewi Puspari
-Dewi Purnama Bakti
-Fuad Sahidin

